Menulis di Smartphone atau HP Itu Gampang Kok

Menulis di smartphone
Menulis di smartphone (Pixabay)

Menulis di smartphone atau HP? Oke, mungkin kalimat itu bikin kamu sangsi atau mengerenyitkan dahi. Terutama buat yang memang terbiasa nulis atau mengetik tulisan di laptop atau desktop.

Kamu yang terbiasa menulis dibantu keyboard di desktop atau laptop pasti bakal bertanya-tanya dalam diri: memang gampang ya menulis pakai virtual keyboard di smartphone?

Di tulisan pertama di blog Teknonia ini, saya akan memberikan beberapa tips bagaimana agar kamu bisa menulis via smartphone atau HP. Tentu saja, saya juga bakal memaparkan, apa saja kelebihan dan manfaat buruk dari menulis di HP.

Pertama, saya akan paparkan terlebih dulu fakta yang mungkin belum kamu ketahui mengenai smartphone dan bagaimana para profesional menulis soal artikel saat ini.

Coba kamu ketik di laman pencarian Google mengenai topik tertentu yang lagi ramai dibahas. Di halaman pertama, pasti akan muncul berita-berita di media online ternama, seperti Detik, Kompas, Kumparan, dan lain sebagainya.

Baca juga: Video Call Instagram Bisa Sampai 50 Orang, Ini Caranya

Kalau dibaca, tulisan-tulisan itu enggak terlalu panjang. Biasanya, dapat dibaca kurang dari 3 menit saja.

Ya, faktanya, para reporter media online saat ini emang menulis berita, kebanyakan di smartphone. Pasalnya, mereka emang dituntut buat menulis hasil liputan secara realtime.

Jadi jangan heran, kalau kamu baca berita soal demonstrasi yang terjadi pukul 15.00 WIB misalnya, kamu sudah bisa baca beritanya di pukul 15.30 WIB, atau bahkan di 15.10 WIB.

Bukan tanpa alasan mereka menulis di smartphone. Fakta lain lagi, saat ini hampir setiap orang mengkonsumsi berita atau tulisan memang via HP, bukan via laptop.

Karena itu, tulisan yang disajikan di smartphone pun harus kompatibel atau fit dengan perangkatnya. Maksudnya, tulisan yang dibaca di smartphone itu harus enak dibaca.

Kelebihan Menulis di Smartphone

Menulis di smartphone
Menulis di smartphone (Pixabay)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tulisan yang dibaca smartphone itu harus enak dibaca dan fit. Maksudnya, kalimat dan paragrafnya harus pendek.

Bayangkan saja kamu baca di smartphone, satu paragraf panjang berisi 10 kalimat misalnya seperti di buku, pasti bakal pusing deh. Ya, kita bakal pusing bacanya karena enggak ada jeda.

Jadi, perilaku orang dalam membaca di smartphone atau buku itu beda. Kalau orang baca buku biasanya betah lama-lama. Nah, kalau perilaku orang di smartphone, kebalikannya.

Ya, smartphone itu biasa dipakai saat on the go alias pas lagi bepergian. Enggak cuma itu, ukuran layarnya pun kecil. Jadi otomatis, orang sebenarnya enggak betah lama-lama baca tulisan di HP.

Karena itu, kita harus bikin tulisan pendek dengan paragraf pendek, namun isinya padat. Karena itu, menulis di HP rasanya pas. Ibaratnya, kita sudah bisa merasakan dulu di layar smartphone kita, kira-kira si tulisan ini enak dibaca apa enggak.

Selain itu, ada juga kelebihan lain dari menulis di smartphone ini. Kamu, bakal kaya reporter-reporter di media online, bisa menulis di mana saja.

Kalau pakai laptop, kamu harus mencari dulu bidang datar buat menyimpan si perangkatnya. Nah, kalau pakai smartphone, kamu bisa menulis di mana saja selama tempatnya enak buat duduk dan teduh. Asal jangan nulis di lokasi atau situasi berbahaya saja ya.

Beberapa Tips yang Harus Dilakukan

Ilustrasi menulis di smartphone atau HP
Menulis di smartphone (Pixabay)

Tentu saja, aplikasi mobile yang mumpuni dibutuhkan buat kamu biar lancar menulis di smartphone. Saran saya, gunakanlah aplikasi Evernote.

Aplikasi Evernote punya fitur autosave. Jadi, pas smartphone mati karena baterainya habis, tulisan yang lagi kamu bikin otomatis tersimpan.

Enggak cuma itu, di Evernote juga ada fitur undo. Jadi, kamu bisa membatalkan langkah sebelumnya yang udah dilakukan. Bisa saja kamu secara enggak sengaja menghapus tulisan yang sudah dibikin kan.

Oh iya, Evernote ini juga tersedia secara gratis di PlayStore buat kamu pengguna Android. Kamu tinggal download saja aplikasi berukuran 20MB-an ini.

Baca juga: Daftar Harga HP atau Smartphone Xiaomi – Juni 2020

Selain tips memilih aplikasi yang sesuai, saya juga menyarankan kamu jangan terlalu lama menulis di smartphone. Pasalnya, mata cepet lelah kalau menatap layar smartphone terus-terusan. Enggak cuma itu, punggung juga biasanya pegel kalau menunduk lama-lama.

Saran saya, dalam sekali waktu menulis di smartphone, jangan bikin tulisan yang terlalu panjang. Buat pemula, bikin 15-20 kalimat dalam satu tulisan sudah cukup kok.

Selain itu, jangan bikin juga paragraf yang terlalu panjang. Usahakan dalam satu paragraf cukup tiga kalimat saja, jangan terlalu panjang. Kalau kepanjangan, selain enggak nyaman dibaca, kamu yang menulisnya juga pasti pegel.

Nah, itu dia pembahasan mengenai menulis di smartphone. Buat kamu yang baru mencoba, pasti bakal ngerasain pegel dan keluhan-keluhan lainnya. Tapi percayalah, kalau sudah biasa, menulis di smartphone itu gampang. Termasuk tulisan ini juga dibikin di HP lho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *