Mengenal Lebih Jauh iPhone SE, Baterai Kuat Berapa Jam?

Spesifikasi dan harga iPhone SE 2020 atau generasi kedua.
Spesifikasi dan harga iPhone SE 2020 atau generasi kedua. (Apple via Kompas.com)

Satu hal menarik yang menjadi perhatian dari iPhone SE adalah chipset yang digunakannya. Smartphone Apple keluaran terbaru ini punya SoC yang sama dengan kepunyaannya iPhone 11: A13 Bionic.

Sejak diperkenalkan ke publik lewat video di channel YouTube resmi dan lewat info di website resmi mereka, iPhone SE ini langsung mencuri perhatian. Di Twitter, ponsel pintar ini bahkan langsung jadi trending topic.

Rasanya sulit untuk berpaling dari iPhone yang satu ini. Dengan dukungan chipset setara iPhone 11, harganya hanya dibanderol 399 dollar AS saja untuk yang varian termurah. Jika diubah ke dalam rupiah, harganya sekitar Rp 6 jutaan.

Bandingkan dengan iPhone 11 yang saat ini harganya untuk yang varian termurah adalah Rp 14,5 juta. Tapi memang, banyak yang mempredksi, SE versi 2020 ini harganya bakal mencapai Rp 8-9 juta kalau sudah masuk ke pasar Indonesia.

Mengenai chipset A13 Bionic, sudahlah, kita tak perlu berdebat lebih panjang lagi. Chipset tersebut memiliki performa yang luar biasa.

Kalau dibandingkan dengan chipset yang kerap dipakai di HP Android, chipset ini bisa disebut performanya mirip-mirip dengan Snapdragon 865 yang biasa digunakan di smartphone-smartphone flagship. Sejumlah game berat macam PUBG Mobile, Call of Duty Mobile, Fortnite, dan lain sebagainya, bakal dilibas habis oleh chipset tersebut.

Baca juga tulisan menarik lainnya: Benarkah Kuota Gratis 30GB Telkomsel Bisa untuk Internet Reguler?

Tak hanya itu, chipset A13 Bionic ini diklaim juga mampu memberikan pengalaman terbaik dari segi fotografi, augmented reality, dan dapat menghemat penggunaan bateri ponsel.

Jadi, iPhone SE generasi kedua ini bisa disebut juga punya jeroan setara flagship.

Sayangnya, pihak Apple masih belum mengumumkan RAM dari SE generasi terbaru ini. Beberapa tech reviewer menduga, smartphone ini bakal menggunakan RAM 3GB.

Desainnya Simpel

Desain iPhone SE generasi kedua
Desain iPhone SE generasi kedua (Apple via 9to5mac.com)

Desain bagian belakang dari smartphone ini simpel dan elegan. Serupa dengan iPhone 11.

Kamu lihat saja di bagian belakangnya. Kini, hanya terdapat logo Apple saja di bagian tengah (centering logo). Tak lagi terdapat tulisan “iPhone” seperti di iPhone 7 atau iPhone 8.

Varian warna yang ditawarkan juga menarik. Yakni warna merah, hitam, dan putih. Namun, bagian depannya atau di layarnya, warnanya tetap didominasi warna hitam.

Nah, perdebatan lalu muncul lantaran desain di bagian depannya. Jika beberapa pabrikan berlomba-lomba membuat smartphone yang bezell-nya tipis alias nyaris enggak ada pinggirannya, SE generasi kedua ini justru punya desain bezell yang tebal.

Desain ini mengingatkan saya pada iPhone 8. Bagi sebagian orang, desain seperti itu tak masalah. Namun, buat orang lain yang mungkin cenderung melihat tren, desain bezell tebal disebut “ketinggalan zaman”.

Kembali lagi, menurut saya masalah desain adalah masalah selera. Tiap orang punya pendapat subjektif masing-masing.

Sebagai informasi saja, layar dari SE ini adalah PS LCD Retina berukuran 4,7 inci dengan tambahan fitur true tone. Layar tersebut memiliki resolusi 1334 x 750 piksel dan ketajaman layar 326 ppi.

iPhone SE dibandingkan dengan iPhone 8 (Apple via https://appleinsider.com/)

Satu lagi fitur yang dipertahankan oleh Apple untuk SE ini, yaitu tombol Home. Uniknya, tombol ini juga berfungsi sebagai pembaca sensor sidik jari. Jadi, penggunanya bisa membuka HP ini hanya memenekan tombol itu.

Fitur ini sangat disambut baik oleh para penggemar gadget keluaran Apple. Pasalnya, di tengah pandemi corona seperti sekarang, membuka smartphone dengan face unlock sulit dilakukan saat di luar karena mengenakan masker.

Kamera Belakang Cuma Satu

Tak seperti “kakaknya” iPhone 11, iPhone SE ini hanya memiliki satu kamera belakang beresolusi 12 megapiksel (wide angle) saja. 

Kamera tersebut mendukung juga  portrait mode dan portrait lightning effect, serta sudah bisa merekam video dengan resolusi 4K pada 24, 30 dan 60fps. Lalu untuk video slow motion mendukung di resolusi 1080 piksel pada 120 sampai 240fps.

iPhone SE generasi kedua (Apple via Tribunnews.com)

Jika dibandingkan dengan smartphone lain yang berlomba-lomba memperbanyak kamera belakang, SE versi 2020 ini justru hanya satu kamera saja. Beberapa pihak menyebut kehadiran satu smartphone itu saja sudah lebih dari cukup karena sudah mendukung mode portrait.

Sementara itu, di bagian depan, ada kamera selfie  7MP (f/2.2) dan sudah mendukung mode portrait. Untuk merekam video, kamera selfie itu bisa merekam video di resolusi 1080 piksel pada 30fps.

Baterai iPhone SE Kuat Lama?

Spesifikasi yang oleh sejumlah orang disayangkan adalah kapasitas baterainya. SE generasi kedua ini memiliki baterai berkapasitas 1821 mAh. Kapasitas baterai tersebut setara dengan kepunyaannya iPhone 8 yang versi reguler (bukan yang Plus).

Lantas, bagaimana ketahanan baterai dari SE generasi kedua ini? Situs 9to5mac.com telah melakukan perbandingan dengan sejumlah iPhone versi lainnya. 

iPhone SE (Apple via AyoBandung.com)

Untuk memutar video yang ada di file penyimpanan, SE generasi kedua diprediksi bisa bertahan hingga 13 jam.

Bandingkan dengan iPhone 11 Pro Max yang memiliki baterai berkapasitas 3969 mAh. Smartphone iPhone paling mahal itu mampu bertahan hingga 20 jam saat memutar video yang berada di file penyimpanan.

Kemudian, untuk digunakan memutar video streaming, SE generasi kedua bisa bertahan sampai 8 jam saja. Sedangkan, iPhone Pro Max mampu bertahan hingga 12 jam.

Sementara itu, jika digunakan untuk memutar audio dalam file penyimpanan, iPhone SE bisa bertahan hingga 40 jam. Itu lebih kecil dua kali lipat dari iPhone Pro Max yang mampu bertahan hingga 80 jam saat memutar sebuah audio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *