Layakkah Realme X50 Pro Disebut HP Flagship?

Realme X50 Pro
Realme X50 Pro (Sumber gambar: Realme)

Apakah Realme X50 Pro layak disebut sebagai sebuah HP flagship?

Pertanyaan itu mungkin muncul di benak kita setelah melihat atau membaca perilisan mengenai X50 Pro.

Pasalnya, ponsel tersebut dibanderol dengan harga yang tinggi, yaitu Rp 12 juta.

Kita tahu bahwa sebuah HP flagship haruslah memiliki spesifikasi yang jempolan.

Baca juga: Realme X50 Pro, Harga dan Spesifikasinya di Indonesia

Bahkan, desainnya pun kudu berkelas.

Flagship berarti, sebuah HP akan menjadi perangkat dengan spesifikasi tertinggi di antara seri lainnya dalam brand-nya.

Karena itu, sebuah HP yang disematkan status flagship, layak dibanderol dengan harga tinggi.

Chipset yang digunakan Realme X50 Pro sudah berperforma tinggi

Realme X50 Pro
Realme X50 Pro (Sumber gambar: Realme)

Dari segi dapur pacu, X50 Pro sepertinya memang memiliki spesifikasi jempolan.

Chipset yang tersemat adalah Snapdragon 865.

Memang, saat ini chipset tersebut sudah bukan lagi merupakan chipset tertinggi dari Qualcomm.

Pasalnya, saat ini sudah ada Snapdragon 865 Plus.

Kendati begitu, performanya masih tinggi.

Game-game berat bisa dijalankan secara lancar dalam settingan “rata kanan” alias paling tinggi grafiknya.

Baca juga: Realme C12, Baterai Jumbo, Diklaim Bisa 57 Hari Stand By

Pada X50 Pro ini, Snapdragon 865 dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5 dan memori penyimpanan 256 GB.

RAM tersebut sudah berkapasitas sangat besar.

Kapasitas penyimpanan internalnya juga lega.

Berkat chipset yang digunakan, dan didukung oleh RAM, memori, dan aspek lainnya, raihan skor AnTuTu Benchmark X50 Pro menurut laman Kimovil adalah 588.054.

Jadi, dari segi performa, HP ini tak diragukan lagi memang berstatus sebagai HP flagship.

Refresh rate layarnya belum mencapai 120 Hz

Realme X50 Pro
X50 Pro (Sumber gambar: Realme Indonesia)

Realme X50 Pro menggunakan layar Super AMOLED 6,44 inci dengan aspek rasio 20:9.

Panel tersebut memiliki refresh rate 90 Hz dengan sampling rate 180 Hz, yang mendukung HDR 10 plus

Sayangnya memang, refresh rate maksimum dari layarnya tak mencapai 120 Hz.

Padahal, beberapa smartphone flagship, seperti Oppo Find X2 Pro hingga Samsung Galaxy Note 20 sudah dilengkapi layar dengan refresh rate 120 Hz.

Baca juga: Membandingkan HP 2 Jutaan, Redmi 9 dan Realme C15

Sebagai informasi saja, 120 Hz berarti panel layarnya mampu menampilkan gambar 120 frame per detik.

Alhasil, semakin tinggi refresh rate, akan semakin mulus pula gerakan gambar yang ditampilkan.

Hal itu akan membuat gaming atau menonton video terasa semakin nyaman.

Resolusi Kamera Sudah Oke

Realme X50 Pro (Sumber gambar: Realme)

Kamera juga merupakan salah satu aspek yang disorot jika sebuah smartphone disebut sebagai HP flagship.

Tentu saja, kamera yang tersemat haruslah memiliki beresolusi tinggi dan istimewa.

Nah, di X50 Pro ini, kamera yang tersemat juga sudah beresolusi tinggi.

Konfigurasi kamera belakangnya adalah mera utama 64 MP, telephoto 12 MP, wide angle makro 8 MP, dan satu lagi adalah kamera hitam-putih (B&W).

Baca juga: Apakah Realme C3 Benar-benar Smartphone Gaming?

Kamera belakang tersebut juga sudah mendukung perekaman video hingga berkualitas 4K/30fps.

Sementara itu, kamera depan yang terpasang beresolusi kamera wide angle 32 MP (f/2.0) dan kamera ultrawide 8 MP (f/2.0).

Sayangnya, untuk perekaman video, kamera depan itu hanya mampu mendukung perekaman berkualitas 1080P/30fps.

Desain Realme X50 Pro belum menunjukkan perangkat ini adalah HP flagship

Realme X50 Pro
Realme X50 Pro (Sumber gambar: Realme)

Inilah salah satu aspek yang patut disayangkan.

Desain dari Realme X50 Pro tak istimewa.

Memang, dua warna yang tersedia cukup kekinian dan mencolok, yaitu Moss Green (hijau) dan Rust Red (merah).

Namun dari desain layar, penempatan kamera belakang, hingga lekukan bodinya, tak menunjukkan kelasnya.

Sebuah HP flagship harus lah memiliki desain terkesan mewah dan canggih.

Baca juga: Harga Realme X2 Pro di Indonesia, Pakai Snapdragon 855 Plus

Kita lihat, beberapa HP flagship lain memiliki layar yang kedua sisinya melengkung, modul kamera belakang yang khas, hingga lekukan bodi yang tegas.

Sayangnya, desain tersebut tak ada di X50 Pro.

Desain HP ini bahkan nyaris serupa dengan HP Realme lain yang harganya di bawah Rp 5 juta.

Kesimpulan

Itulah dia beberapa fitur penting yang biasanya akan disorot jika sebuah HP diklaim sebagai perangkat flagship.

Fitur-fitur lainnya dari X50 Pro yang layak diacungi jempol adalah adanya NFC, Vapor Cooling System yang diklaim akan meredam panas berlebih, hingga bisa terkoneksi ke jaringan masa depan, 5G.

Jadi, kembali ke pertanyaan di awal: apakah Realme X50 Pro layak disebut sebagai HP flagship?

Secara performa hingga kamera, X50 Pro masih oke disebut sebagai HP flagsip.

Sayangnya, dari segi desain dan layar, sepertinya masih belum cukup.

Jika Anda bisa mentoleransi desain yang terkesan tradisional dan refresh rate yang belum mencapai 120 Hz, maka HP yang satu ini layak dipertimbangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *