Kupas Tuntas iOS 13.2: Cara Update dan Kelebihannya

iOS 13.2 dirilis, berikut kelebihan dan cara update-nya
iOS 13.2 dirilis, berikut kelebihan dan cara update-nya (arstechnica.com dan cultofmac)

Sistem operasi dari Apple, iOS akhirnya meluncur versi terbarunya, yaitu iOS 13.2. Di tulisan kali ini, saya akan mencoba memaparkan beberapa kelebihan dan cara untuk update ke iOS teranyar itu.

Perlu diketahui terlebih dahulu, iOS 13.2 ini bakal tersedia untuk perangkat Apple yang sebelumnya menggunakan iOS 13.

Nah, buat kamu yang sudah tak sabar mau meng-update ke iOS terbaru itu, pastikan iCloud-mu (layanan pencadangan atau backup file) terlebih dahulu sudah diperbarui juga.

Kalau sudah diperbarui, kamu tinggal mengikuti beberapa langkah mudah ini: pertama, masuk ke menu “pengaturan” atau “setting” jika perangkatmu menggunakan Bahasa Inggris.

Setelah masuk di menu pengaturan, pilih menu opsi “umum” atau “general”. Dari sana, kamu tinggal pilih “pembaruan software” atau “software update”.

Tunggulah beberapa saat sampai muncul keterangan “pembaruan diminta” atau “update requested”. Sistem akan melakukan download otomatis seandainya iOS 13.2 sudah tersedia di perangkat kamu.

Kelebihan iOS 13.2

Deep Fusion

Tampilan update ke iOS 13.2
Tampilan update ke iOS 13.2 (arstechnica.com)

Sistem operasi iOS 13.2 ini diklaim memiliki beberapa kelebihan dibanding versi sebelumnya.

Kelebihan yang paling jadi perbincangan adalah teknologi deep fusion. Jadi, lewat teknologi ini, kinerja kamera iPhone 11 akan lebih terdongkrak.

Teknologi deep fusion ini, terutama akan membuat kinerja kamera semakin maksimal saat mengambil gambar yang pencahayaannya menengah atau rendah. 

Baca tulisan menarik lainnya: Pakai Aplikasi Gradient, Kamu Mirip Artis Siapa?

Secara teknis, fitur ini akan membuat kameramu menjepret empat gambar sekaligus. Empat gambar itu terdiri dari tiga foto dengan pengaturan normal, dan satu foto dengan pengaturan long-exposure shot.

Setelah itu, sistem kemudian akan memilih secara otomatis satu foto normal dan satu foto dengan long-exposure shot tadi. Dua foto itu kemudian digabungkan untuk menghasilkan foto terbaik.

Nah, fitur deep fusion ini adalah computational photography. Jadi, layaknya computational photography pada umumnya, fitur ini tak bisa diatur mau diaktifkan atau tidak. Jadi, kalau pencahayaannya menengah atau rendah, fitur ini akan aktif secara otomatis.

Dukungan untuk AirPods Pro

AirPods jadi lebih maksimal digunakan dengan dukungan iOS 13.2
AirPods jadi lebih maksimal digunakan dengan dukungan iOS 13.2 (Apple)

Tak hanya memaksimalkan kinerja kamera, iOS terbaru ini juga bisa memaksimalkan AirPods Pro.

Ada pengaturan baru dari AirPods Pro berupa “transparansi” dan “active noise cancellation”. Lewat pengaturan itu, suara bising dari luar saat kamu menggunakan wireless earphone AirPods Pro bakal lebih tersaring.

AirPods Pro yang hadir pada 30 Oktober memang hadir dengan fitur noise cancellation.

Selain itu, ada juga fitur “announce message”. Saat kamu menggunakan AirPods Pro, pesan yang masuk secara otomatis bakal dibacakan oleh asisten virtual Siri.

Tentu saja, untuk memudahkan pengguna, fitur announce mesaage tak mengharuskan pengguna buat membuka terlebih dahulu kunci layar di perangkatnya.

Tambahan Emoji

Emoji baru di iOS 13.2
Emoji baru di iOS 13.2 (Istimewa via arstechnica.com)

Sudah jadi hal yang lumrah, emoji menjadi fitur yang menarik di perangkat smartphone. Kalau kamu malas mengetik teks, emoji bisa mewakili perasaan hingga mensimbolkan hal lainnya.

Kini, iOS 13.2 juga mendapatkan pembaruan emoji. Apple mengklaim, ada lebih dari 70 emoji baru yang tersedia. Namun, sebenarnya ada 59 konsep emoji baru. Jadi jumlahnya lebih dari 70 kalau dua gender di emoji yang sama juga dihitung.

Beberapa bentuk emoji yang tersedia itu di antaranya adalah individu di kursi roda, tangan bionic, baju renang, balok es, kapak api, waffle, dan masih banyak gambar lainnya.

Pengaturan Baru Privasi di iOS 13.2

Ilustrasi seorang perempuan sedang menggunakan perangkat iPhone.
Ilustrasi seorang perempuan sedang menggunakan perangkat dengan iOS 13.2 (Pixabay)

Fitur baru yang tak kalah penting dari pembaruan iOS 13.2 adalah soal pengaturan privasi. 

Sebelumnya, Apple memang kerap mendapatkan kritik soal kerjasamanya dengan pihak ketiga terkait analisis rekaman interaksi pengguna dengan Siri. Pihak Apple memang berdalih, perekaman itu dilakukan untuk analisis, agar nantinya datanya digunakan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna.

Baca tulisan menarik lainnya: Fitur Night Mode Ternyata Bisa ‘Diterapkan’ di iPhone Lama

Namun ternyata, pihak ketiga itu, menurut laman arstechnica.com, beberapa kali kedapatan merekam hal yang sifatnya personal.

Nah, di iOS terbaru, pengguna akan mendapatkan pilihan, apakah akan membagikan interaksi Siri dengan Apple atau tidak. Tak hanya itu, kamu dapat juga menghapus riwayat interaksi dengan Siri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *