Kelebihan dan Kekurangan Realme 8, Pakai Chipset Gaming

Kelebihan dan kekurangan Realme 8
Realme 8 (Sumber gambar: situs Realme Indonesia)

Kelebihan dan kekurangan Realme 8 dari segi spesifikasi perlu diketahui apabila Anda hendak membeli smartphone atau ponsel penerus Realme 7 tersebut. Di Indonesia, Realme 8 dibanderol Rp 3,6 jutaan.

Realme 8 resmi diluncurkan pada 7 April 2021 untuk pasar Tanah Air. Ponsel itu turut diluncurkan bersama dengan Realme 8 Pro.

Dengan banderol harga RP 3,6 jutaan, apa saja kelebihan yang ditawarkan ponsel ini? Selain itu, apakah ponsel ini memiliki kekurangan? Simak penjelasannya menurut versi teknonia.com.

Kelebihan Realme 8

Meggunakan chipset gaming

Realme 8 menggunakan chipset MediaTek Helio G95. MediaTek Helio seri G merupakan chipset yang dirancang untuk bermain game di ponsel kelas menengah. Menurut Kompas Tekno, chipset itu ditenagai dua CPU Arm Cortex-A76 2,05 GHz, enam CPU Cortex-A55, dan GPU Arm Mali-g76 MC4 dengan AI Processing Unit (APU).

Di Realme 8 versi Indonesia, chipset tersebut dipadankan dengan RAM dan memori internal yang besar, yakni RAM 8 GB dan memori 128 GB. Jika dirasa kurang, pengguna bisa menambahkan microSD sebagai memori eksternal.

Baca juga: Performa Gaming Realme 8 Pro, Main Genshin Impact hingga PUBG

Menurut laman Kimovil, Realme 8 versi RAM 4 GB bisa mendapatkan skor Antutu v8 300.840. Artinya, untuk Realme 8 versi RAM 8 GB bisa lebih dari itu.

Saat digunakan untuk bermain game, Realme 8 bisa memainkan PUBG Mobile dalam pengaturan grafik dan framerate dari smooth-ultra sampai dengan HD-high tanpa ada kendala berarti. Lalu, saat digunakan untuk bermain Genshin Impact, Realme 8 bisa memainkannya di pengaturan default grafik medium. Pengguna juga bisa mengaktifkan mode 60 FPS.

Baterai besar, pengisian daya cepat 30 Watt

Realme 8 dibekali baterai berkapasitas besar, yaitu 5.000 mAh. Menariknya, baterai tersebut juga sudah didukung fitur pengisian daya cepat 30 Watt. Pihak Realme menyebut fitur itu sebagai 30W Dart Charge.

Baterai tersebut diklaim bisa bertahan 43 jam jika digunakan untuk menelpon secara nonstop, 23 jam digunakan untuk streaming video, hingga 10 jam digunakan untuk bermain game. Pihak Realme juga mengklaim, baterai di Realme 8 bisa terisi penuh sampai 100 persen hanya dalam waktu 65 menit.

Desain ramping dan ringan

Realme 8 memiliki desain yang ramping sekaligus ringan. Beratnya hanya 177 gram saja, sedangkan ketebalannya hanya 7,99 mm.

Ponsel yang ringan dan juga ramping nyaman untuk digenggam dalam jangka waktu yang lama. Menurut kami, ponsel yang beratnya lebih dari 200 gram bisa disebut berat dan kurang nyaman digunakan lama-lama.

Realme 8 nyaman digenggam karena ringan dan ramping (Sumber gambar: situs Realme Indonesia)

Ada NFC

Sama seperti di Realme 8 Pro, Realme 8 juga dibekali fitur NFC. Fitur ini memang banyak diincar oleh pengguna ponsel di kota-kota besar, seperti Jakarta.

Fitur NFC memungkinkan pengguna Realme 8 untuk mengecek saldo eMoney (uang elektronik) hingga mengisi saldo eMoney langsung di perangkat.

Baca juga: Cara Menggunakan NFC di Realme 8 Series untuk Isi Saldo eMoney

Layar AMOLED, dengan sidik jari di bawah permukaan layar

Realme 8 Pro sudah menggunakan layar berpanel AMOLED. Secara lebih rinci, spesifikasi layarnya adalah Super AMOLED 6,4 inci (1.080 x 2.400 piksel) dengan touch sampling rate 180Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits.

Layar AMOLED punya beberapa kelebihan. Menurut laman themobileindian.com, layar itu punya keunggulan bisa menyajikan sudut pandang yang lebih baik, lebih irit daya, hingga bisa menampilkan gambar dengan warna yang lebih cerah.

Satu lagi kelebihan layar AMOLED adalah, bisa menggunakan pemindai sidik jari di layar (in-display fingerprint scanner). Nah, fitur pemindai sidik jari ini juga disematkan di layar Realme 8.

Kekurangan Realme 8

Mari membahas lebih lanjut kelebihan dan kekurangan Realme 8. Kali ini, ada beberapa kekurangan ponsel tersebut yang juga perlu diketahui.

Refresh rate masih 60 Hz

Meski menggunakan panel layar AMOLED, rupanya refresh rate layar di Realme 8 masih 60 Hz. Padahal, ponsel lain di kisaran harga Rp 3 jutaan, ada yang sudah menggunakan refresh rate 90 Hz.

Angka di refresh rate berarti seberapa cepat sebuah piksel memperbarui tampilan konten atau gambar di atas layar per detiknya. Jadi, refresh rate 60 Hz berarti dalam satu detik layar diperbarui sebanyak 60 kali. Kemudian, refresh rate 90 Hz berarti dalam satu detik layar diperbarui sebanyak 90 kali.

Dengan penjelasan seperti itu, layar dengan refresh rate 90 Hz pergerakannya lebih mulus ketimbang layar 60 Hz. Namun memang, semakin tinggi angka refresh rate, daya yang dibutuhkan juga tinggi.

Baca juga: Ini Hasil Kamera Realme 8 Pro, Resolusinya 108MP

Bodi belakang mencolok

Menurut kami, bodi belakang Realme 8 terlalu tampil mencolok. Itu lantaran adanya tulisan “DARE TO LEAP” berukuran besar yang melintang secara landscape.

Andai saja tulisan itu bisa lebih kecil, atau mungkin dihilangkan, desain Realme 8 bisa lebih menarik. Apalagi bodi belakangnya sudah tampil dengan finishing glossy (mengkilat) yang dilengkapi bingkai kamera berbentuk persegi di pojok kiri atas.

Kemudian, desain layar dari Realme 8 juga sudah tampil modern. Itu berkat kamera depannya yang sudah ditempatkan di punch-hole atau lubang kecil saja.

Bodi belakang Realme 8 terlalu mencolok lantaran ada tulisan “DARE TO LEAP” berukuran besar (Sumber gambar: situs resmi Realme Indonesia)

Material bodi masih plastik

Meski tampilannya sudah mengkilat, ternyata material bodi yang digunakan Realme 8 bukan kaca, melainkan plastik. Ini tentu patut disayangkan. Dengan banderol harga Rp 3,6 jutaan, Realme 8 bisa saja menggunakan material kaca untuk bodinya.

Nah, demikianlah kelebihan dan kekurangan Realme 8 dari segi spesifikasinya. Ponsel itu punya beberapa kelebihan, di antaranya chipset-nya yang memang dirancang untuk bermain game, baterai besar, adanya fitur pengisian daya cepat, desain ramping dan ringan, ada NFC, hingga layar yang sudah AMOLED dan dibekali pemindai sidik jari di layar.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Realme 8 Pro, Kameranya Bagus?

Namun, ponsel ini juga bukan hadir tanpa kekurangan. Realme 8 punya kekurangan di refresh rate-nya yang masih 60Hz, bodi belakang yang tampil mencolok, hingga material bodi yang masih plastik.

Anda punya pendapat lain mengenai Realme 8? Yuk tulis di kolom komentar di bawah.

Rincian spesifikasi Realme 8

  • Dimensi: 160.6 x 73.9 x 7.99 mm
  • Berat: 177 gram
  • Material: Kaca di bagian layar, bodi plastik, frame plastik
  • SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Layar: Diagonal 6,4 inci, panel Super AMOLED, tingkat kecerahan maksimal sampai 1000 nits, rasio layar ke bodi mencapao 83,3 persen, resolusi 1.080 x 2.400 piksel
  • Sistem operasi: Android 11, Realme UI 2.0
    -Chipset: MediaTek Helio G95
  • RAM dan memori internal: 8/128 GB
  • Kamera belakang: 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73″, 0.8µm, PDAF; 8 MP, f/2.3, 119˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm; 2 MP, f/2.4, (macro); 2 MP, f/2.4, (depth)
  • Kamera depan: 16 MP, f/2.5, (wide), 1/3.0″, 1.0µm
  • 3,5 mm jack: Ada
  • NFC: Ada
  • USB: USB Type-C 2.0, USB On-The-Go
  • Sensor: Pemindai sidik jari di layar, accelerometer, gyro, proximity, compass
  • Baterai: 5.000 mAh, pengisian daya cepat 30 Watt
  • Warna: Cyber Silver, Cyber Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *