8 Aplikasi Berbahaya di PlayStore, Bisa Kuras Rekening Bank

aplikasi berbahaya di PlayStore
Waspada! Ada 8 aplikasi berbahaya di PlayStore yang disebut mengandung malware. (Sumber gambar: Pixabay)

Ada 8 aplikasi berbahaya di PlayStore yang disebut mengandung malware. Ke-8 aplikasi itu dapat menciptakan celah di mana smartphone bisa diambil alih oleh seseorang dari jarak jauh, bahkan data bank yang ada di perangkat bisa dicuri.

Adalah riset dari Check Point, sebuah perusahaan provider keamanan siber, yang menemukan ke-8 aplikasi berbahaya itu pada 27 Januari 2021. Sehari kemudian, Google sudah diberi tahu mengenai temuan tersebut.

Sebulan setelahnya, atau tepatnya pada 9 Februari 2021, Google sudah mengkofirmasinya dan menghapus aplikasi itu dari PlayStore.

Berikut adalah daftar aplikasinya:

  1. Cake VPN (com.lazycoder.cakevpns)
  2. Pacific VPN (com.protectvpn.freeapp)
  3. eVPN (com.abcd.evpnfree)
  4. BeatPlayer (com.crrl.beatplayers)
  5. QR/Barcode Scanner MAX (com.bezrukd.qrcodebarcode)
  6. Music Player (com.revosleap.samplemusicplayers)
  7. tooltipnatorlibrary (com.mistergrizzlys.docscanpro)
  8. QRecorder (com.record.callvoicerecorder)

Baca juga: iOS 14.4.1: Kelebihan, Perbaikan Keamanan, dan Cara Update

Laman resmi Check Point menyebut, ke-8 aplikasi itu mengandung malware bernama Clast82. Malware itu punya kemampuan untuk menghindari deteksi dari Google Play Protect.

Mengerikannya, beberapa aplikasi tersebut dapat menyuntikkan alienbot malware-as-a-service (Maas) yang memungkinkan orang dari jarak jauh memasukkan kode berbahaya ke dalam aplikasi keuangan di dalam perangkat. Setelah itu, orang tersebut bisa mendapatkan akses ke akun di aplikasi keuangan itu.

Lebih parahnya lagi, perangkat juga bisa dikontrol dari jarak jauh, layaknya pengguna mengontrol secara fisik. Situasi seperti ini seperti sebuah perangkat yang dikontrol menggunakan TeamViewer.

Baca juga: Apa Itu WA GB atau GB WhatsApp? Ini Risiko Penggunaannya

Apa yang harus dilakukan pengguna jika sudah memasang aplikasi berbahaya di PlayStore itu?

Saat ini, Google memang telah menghapus aplikasi berbahaya di PlayStore itu. Namun, jika Anda sudah telanjur memasang aplikasi tersebut di smartphone pribadi, sebaiknya langsung hapus.

Agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, laman BGR menyarankan pengguna yang sudah pernah memasang aplikasi itu untuk segera mengganti password akun apa pun yang terkait dengan aplikasi finansial.

Berkaca dari ke-8 aplikasi tersebut, mulai saat ini pengguna smartphone juga harus mengecek secara lebih teliti lagi ketika akan memasang sebuah aplikasi. Pastikan terlebih dahulu pengembang aplikasi itu adalah pengembang yang terpercaya. Anda dapat mencari jejak digital pengembangnya di internet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *